Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaNews

Dugaan Kecurangan di Pilkades Sukabangun Dalam, Panitia Abaikan Protes Cakades

1220
×

Dugaan Kecurangan di Pilkades Sukabangun Dalam, Panitia Abaikan Protes Cakades

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

TOPNEWS, Ketapang – Panitia Pemilihan Kepala Desa Sukabangun dalam diduga membiarkan pelanggaran kampanye salah satu Paslon.

Beredar Video salah satu pendukung diduga terlibat dalam aksi politik uang ( money politik ), peristiwa itu terjadi saat kampanye terakhir Paslon nomor 5 pada Minggu malam (22/06/25). Dalam video tersebut terlihat seorang pendukung paslon membagikan uang kepada warga di depan pentas musik.

Menyikapi kejadian itu, Paslon nomor urut 1 Agung menyebut, bahwa dirinya sudah melaporkan hal tersebut kepada ketua panitia pemilihan Kepala Desa Sukabangun Dalam, Suriani. Namun hingga saat ini, laporan tersebut tidak digubris.

“Kami sudah melaporkan ke panitia, awalnya akan ada pemanggilan sempat dikirim undangan dari panitia untuk dilakukan klarifikasi, namun panitia hanya mengulur ngulur waktu, karena pertemuan itu selalu berubah ubah waktu nya, dan akhirnya tidak ada pertemuan untuk membahas pelanggaran yang dilakukan oleh paslon nomor 5 itu,” tegas Agung.

Agung menduga, panitia sengaja untuk membiarkan pelanggaran itu, dan terbukti, akibat hamburan uang tersebut, nomor urut 5 setelah penghitungan suara keluar sebagai pemenang.

“Kami menduga bahwa pihak panitia berpihak kepada paslon nomor urut 5, sehingga kesalahan yang fatal dianulir oleh panitia, wajar jika paslon nomor urut 5 keluar sebagai pemenang pilkades sukabangun dalam,” jelasnya.

Akan tetapi, lanjut Agung ketidak netral ini tidak juga kami biarkan pihak nya bersama rekanan Cakades lain akan mengajukan protes atas pelanggaran tersebut.

“Kami juga punya pendukung, tentu dalam hal ini panitia wajib menyelesaikan pelanggaran tersebut, jika terjadi ceaos dilapangan ini tentu menjadi preseden buruk,” cetusnya.

Saat dikonfirmasi, Ernita Sari yang didalam Video diduga adalah dirinya yang menghamburkan uang pada saat kampanye terakhir nomor urut 5, membenarkan bahwa dirinya lah yang melakukan itu, namun dirinya mengaku hanya sebatas tamu undangan.

” Iya betul itu saya, saya disini hanya sebagai tamu undangan, soalnya ketika disuruh berhenti saya tidak jadi menyawer, tujuan saya menyawer hanya sekedar hiburan juga terlepas selesainya kampanye,” kilahnya.

Media ini juga mengkonfirmasi Ketua Panitia Pilkades Sukabangun Dalam, namun hingga berita ini terbit, Ketua panitia tidak memberikan jawaban.