TopNews, Ketapang – Meski sejumlah orang dikabarkan telah ditangkap polisi, dugaan peredaran narkoba di kawasan Jalan Medan Pertanian, Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, disebut masih terus berlangsung. Kondisi ini membuat warga resah dan khawatir terhadap keselamatan serta masa depan generasi muda di lingkungan mereka.
Warga pun mendesak pihak kepolisian agar terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan mengusut tuntas dugaan peredaran barang haram tersebut, sehingga lingkungan tempat tinggal mereka terbebas dari ancaman narkoba.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, aktivitas yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba disebut terjadi hampir setiap hari. Menurutnya, sejumlah orang dari luar lingkungan tersebut kerap datang untuk membeli barang haram itu.
“Setiap hari ada saja orang dari luar kampung ini yang datang untuk membeli. Apalagi pada malam hari, banyak yang berdatangan, mulai dari menggunakan mobil hingga sepeda motor,” ungkap sumber Kamis (15/10/2026).
Ia menjelaskan, lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi tidak hanya berada di satu titik. Menurut pengakuannya, terdapat beberapa lokasi berbeda dengan orang-orang yang diduga terlibat juga berbeda.
“Di sini penjualnya tidak satu titik, ada beberapa titik dan orangnya pun berbeda-beda. Istilah kami di sini seperti kelompok-kelompok. Karena itu, persoalan ini sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, sumber tersebut menyebutkan bahwa sebagian warga masih takut untuk berbicara secara terbuka maupun melaporkan dugaan aktivitas tersebut kepada pihak berwenang. Kekhawatiran itu muncul karena orang-orang yang diduga terlibat disebut merupakan warga setempat.
“Warga masih takut untuk menyuarakan, bahkan melaporkan, karena penjualnya orang kampung sini. Padahal, masa depan anak-anak dan keluarga kita juga terancam,” tuturnya.
Warga mendesak, kepolisian tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku yang telah terungkap, tetapi juga menelusuri dugaan jaringan peredaran narkoba di sejumlah titik yang disebutkan masyarakat.
“Penanganan yang berkelanjutan dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada warga sekaligus mencegah dampak narkoba terhadap generasi muda,” cetusnya.













