Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDaerahNews

Pemuda Katolik Ketapang Ikuti Rakernas Tahun 2025

2522
×

Pemuda Katolik Ketapang Ikuti Rakernas Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
Ratusan delegasi Kader Pemuda Katolik di seluruh Indonesia mengikuti Rakernas tahun 2025 di Kota Bogor, Jawa Barat.

TOPNEWS, Bogor – Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Ketapang bersama ratusan delegasi Kader Pemuda Katolik di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Rapat Kerja Nasional ( Rakernas) yang digelar pada 25-27 April 2025 di Hotel Green Forest, Kota Bogor-Jawa Barat.

Rakernas ini diselenggarakan untuk menyusun rencana kebijakan yang akan disahkan dalam Kongres Nasional untuk menyikapi hal-hal yang aktual dan sebagai ajang konsolidasi organisasi.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, dalam sambutannya menyampaikan kegiatan Rakernas kali ini mengusung tema Kolaborasi Gerakan Nasional Pemuda Katolik dan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan bahwa Pemuda Katolik harus naik kelas dan memperkuat ekosistem kader serta membangun jejaring strategis. “Kita harus tumbuh lebih jauh dan naik level” ujar Gusma.

Rakernas Pemuda Katolik 2025 ini dibuka langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, DR. (H.C.) Saifullah Yusuf. Gus Ipul, sapaan akrab Mensos dalam sambutannya menyampaikan agar Pemuda Katolik dapat terlibat aktif dalam program-program pemerintah.

“Saya titip kepada Pemuda Katolik untuk terus menjadi bagian dari program strategis pemerintah. Jadilah agen pembawa nilai kebangsaan, toleransi dan solidaritas” ujarnya.

Selanjutnya, Rakornas dilanjutkan dengan agenda Sidang Rakernas yang didahului dengan Misa Ekaristi yang dipimpin langung oleh Uskup Keuskupan Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur, O.F.M., dan didampingi oleh 9 Pastor Konsel bran dari Keuskupan Makassar, Amboina, Palangkaraya dan NTT.

Dalam Homilinya, Uskup Paskalis menyampaikan kepada para peserta kegiatan agar tidak hanya sekedar hadir saja melainkan harus terlibat lebih banyak ditengah Masyarakat. “Pemuda Katolik harus menghadirkan wajah Gereja yang actual yang hidup dan menjawab tantangan jaman” pungkasnya.

Kegiatan Rakernas ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang juga sekaligus sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla yang menyampaikan paparan dihadapan para peserta rakernas tentang  permasalahan pekerja migran. “Pemuda Katolik harus ikut berpartisipasi dalam upaya terhadap perlindungan terhadap pekerja migran” ujarnya.