Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaNews

Antrian BBM Tak Berujung di Ketapang, Warga Keluhkan Sulitnya Mendapatkan BBM

13
×

Antrian BBM Tak Berujung di Ketapang, Warga Keluhkan Sulitnya Mendapatkan BBM

Sebarkan artikel ini

TopNews, Ketapang – Antrian panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Ketapang, hingga kini masih terus terjadi. Barisan kendaraan roda dua maupun roda empat mengalir hingga keluar area SPBU dan memenuhi badan jalan.

Di beberapa titik, antrean bahkan menyebabkan kemacetan sehingga menghambat aktivitas masyarakat.

Sejumlah warga mengaku harus mengantri selama berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut tidak hanya menyita waktu, tetapi juga berdampak pada aktivitas para pekerja, pelaku usaha, hingga masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk mencari nafkah.

Situasi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kelancaran distribusi BBM ke SPBU di Kabupaten Ketapang.

Pasalnya, di saat kebutuhan masyarakat terhadap BBM tetap tinggi, masih ditemukan SPBU yang mengalami keterbatasan stok sehingga antrian kendaraan terus mengalir dari pagi hingga malam hari.

Salah seorang pengendara sepeda motor yang mengantri BBM, Agus Haryandi (43), mengaku harus meluangkan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

“Saya sudah mengantri sejak pagi, tetapi sampai sekarang belum juga mendapat giliran. Waktu habis di jalan hanya untuk mengantri BBM, padahal saya harus bekerja. Kalau seperti ini terus, tentu sangat merugikan masyarakat yang menggantungkan aktivitasnya pada kendaraan,” cetusnya Sabtu (18/07/2026).

Agus berharap, kondisi tersebut segera mendapat perhatian dari pihak terkait agar pasokan BBM kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengisi bahan bakar.

Keluhan serupa disampaikan Ayu (39), seorang ibu rumah tangga yang turut mengantre bersama puluhan pengendara lainnya.

Menurutnya, kondisi distribusi BBM saat ini jauh berbeda dibandingkan sebelumnya dan membuat masyarakat semakin kesulitan mendapatkan BBM.

“Gimana sebenarnya sistem pembagian BBM sekarang. Dulu rasanya lebih mudah dan nyaman. Sekarang kami sebagai masyarakat justru semakin kesulitan,” keluh Ayu.

Masyarakat menilai, pendistribusian BBM ke sejumlah SPBU di Kabupaten Ketapang belum berjalan secara merata. Akibatnya, sebagian SPBU dipadati antrian panjang, sementara warga harus berkeliling mencari SPBU yang masih memiliki persediaan BBM.

Warga berharap, Pertamina bersama instansi terkait segera memberikan penjelasan kepada publik mengenai kondisi distribusi BBM di Kabupaten Ketapang serta mengambil langkah cepat untuk memastikan pasokan tersedia secara merata di seluruh SPBU agar antrian panjang yang terjadi selama beberapa hari terakhir dapat segera teratasi.