Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaDaerahNews

Fasilitas Puskesmas Kendawangan di Keluhkan Warga, Pihak Puskesmas Janji Perbaiki

1194
×

Fasilitas Puskesmas Kendawangan di Keluhkan Warga, Pihak Puskesmas Janji Perbaiki

Sebarkan artikel ini
Puskesmas Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

TOPNEWS, Ketapang – Fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Kendawangan, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menuai keluhan dari keluarga pasien.

Meskipun bangunan puskesmas tergolong besar dan terkesan representatif, fasilitas penunjang khususnya di ruang rawat inap dinilai belum memadai dan tidak sebanding dengan kondisi bangunan.

Keluhan tersebut disampaikan H. Lakok, salah satu tokoh masyarakat Kendawangan, yang mengaku kecewa dengan ketersediaan fasilitas dasar bagi pasien rawat inap.

Menurutnya, sejumlah kebutuhan mendasar seperti pendingin ruangan dan perlengkapan tempat tidur belum tersedia secara cukup, sehingga pasien terpaksa membawa sendiri perlengkapan dari rumah.

“Di ruang rawat inap tidak tersedia AC maupun kipas angin. Bahkan tempat tidur juga tidak dilengkapi bantal. Akibatnya, semua pasien yang dirawat terpaksa membawa kipas angin dan bantal sendiri dari rumah,” ujar H. Lakok saat ditemui pada Sabtu (31/1/26).

Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan, mengingat pasien yang menjalani perawatan umumnya dalam kondisi lemah dan membutuhkan kenyamanan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan optimal.

“Pada prinsipnya, pasien yang dirawat seharusnya mendapatkan kenyamanan. Kalau fasilitasnya seperti ini, bukannya sembuh, justru bisa bertambah sakit,” tegasnya.

Sebagai tokoh masyarakat, H. Lakok berharap keluhan ini dapat mendapatkan perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang serta pihak terkait lainnya. Ia juga mendorong dilakukan evaluasi terhadap manajemen dan kepemimpinan di Puskesmas Kendawangan.

“Kalau kepala puskesmas tidak mampu mengelola dan memperbaiki pelayanan serta fasilitas kesehatan, sebaiknya mundur saja dan beri kesempatan kepada yang lebih mampu,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kendawangan, Yetno, saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pihak puskesmas telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyediakan fasilitas layanan bagi pasien. “Terkait bantal dan sprei, sebenarnya sudah sering kami sediakan. Namun, sering kali dibawa pulang oleh pasien,” jelasnya.

Untuk fasilitas kipas angin, Yetno menyebutkan bahwa pihak puskesmas telah menyediakan dua unit. Namun, karena sebagian besar pasien merupakan warga setempat, mereka cenderung membawa kipas angin sendiri dari rumah.

Adapun AC, ia mengakui bahwa terdapat satu unit di ruang rawat inap, namun saat ini dalam kondisi rusak. “Tidak semua ruangan rawat inap memiliki AC karena bukan ruangan kelas 1 atau kelas 2, melainkan kelas ekonomi,” ujarnya.

Yetno yang telah mengabdi selama 30 tahun di Puskesmas Kendawangan menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap segala keluhan dari masyarakat.

Ia juga berjanji untuk meningkatkan pelayanan ke depan, antara lain dengan menambah jumlah kipas angin serta memastikan ketersediaan bantal dan seprai bagi pasien rawat inap.