Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaNews

Sekda Resmi Dilantik, Bupati Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Loyalitas

405
×

Sekda Resmi Dilantik, Bupati Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Loyalitas

Sebarkan artikel ini
Bupati Ketapang Alexander Wilyo resmi melantik Repalianto Sebagai Sekda Definitif Ketapang. Poto: ist.

TOPNEWS, Ketapang – Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Repalianto, S.Sos., M.Si., dilantik secara langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Rabu malam (30/4).

Pelantikan ini menjadi momen strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik. Bupati menyampaikan rasa syukur dan selamat atas pelantikan tersebut.

“Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, kita saksikan pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang. Selamat dan sukses kepada saudara Repalianto, S.Sos., M.Si. yang dilantik,” ucap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar posisi struktural, tetapi peran strategis yang menuntut integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi.

“Jabatan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, loyalitas, dan dedikasi tinggi. Sekda bukan hanya penggerak administrasi, tetapi juga penjaga irama kerja seluruh organisasi perangkat daerah,” lanjutnya.

Repalianto sebelumnya menjabat sebagai Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Ketapang, dan pelantikannya telah melalui seluruh prosedur yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, termasuk rekomendasi BKN, persetujuan Gubernur Kalimantan Barat, dan Kementerian Dalam Negeri.

Bupati menekankan pentingnya membangun ritme kerja yang solid dan cepat dalam mendukung agenda prioritas pembangunan Kabupaten Ketapang periode 2025–2030.

“Saya berharap kepada Sekda yang baru, segera bangun ritme kerja yang solid untuk mewujudkan prioritas pembangunan Ketapang 2025–2030,” harap Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk isu infrastruktur, digitalisasi layanan publik, ketahanan pangan, hingga perubahan iklim.

Untuk itu, Bupati menggarisbawahi peran Sekda sebagai lokomotif perubahan yang harus responsif, transformatif, dan inovatif, serta mampu menjaga stabilitas ASN dan membangun sinergi antar pemangku kepentingan.

Sekda dituntut untuk:

1. Membangun budaya kerja kolaboratif dan solutif.

2. Mengedepankan merit sistem dan pelayanan prima.

3. Mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

4. Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong inovasi daerah.

5. Mengawal pelaksanaan APBD dengan efisien dan akuntabel.

6. Menjadi pengayom ASN dan pemimpin teknokratis yang loyal.

7. Menyeimbangkan antara kebijakan politik dan pelaksanaan teknis.

8. Membangun kepercayaan publik terhadap birokrasi.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen menjadikan pelayanan publik sebagai wajah utama birokrasi. Setiap perangkat daerah harus berorientasi pada hasil. Mari kita ubah yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa.” ucap Bupati.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada Bapak Donatus Franseda, S.AP., M.M. dan Bapak Dedy Shopiardi, S.STP. atas pengabdiannya sebagai Penjabat Sekda, dan berharap pengabdian tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh ASN di Kabupaten Ketapang.